Dahlan Iskan – Knowledge Management

Dahlan Iskan Imagemenjadi direktur utama PLN sejak akhir tahun 2009 menggantikan Fahmi Mochtar yang selama kepemimpinannya dinilai tidak bisa menanggulangi krisis listrik yang terjadi, salah satunya adalah seringnya pemadaman listrik di daerah Jakarta.

Isu yang beredar menyebutkan banyak internal PLN menolak pergantian direktur utama yang berasal dari luar PLN. Dipilihnya Dahlan Iskan dianggap akan merusak sistem yang selama ini sudah menjadi pakem di PLN bahwa direktur utama harus berasal dari internal PLN. Dahlan Iskan dianggap tidak memiliki kapasitas dalam bidang ketenagalistrikan karena berasal dari luar PLN.

Dahlan Iskan seakan menjawab keraguan banyak pihak yang menolak pergantian direktur utama dari luar PLN dengan membuat beberapa gebrakan. Salah satunya adalah gerakan sehari sejuta sambungan listrik. Gebrakan itu dilakukan tepat pada saat peringatan Hari Listrik Nasional, direksi PLN sudah sepakat untuk tidak mengadakan upacara bendera saat peringatan Hari Listrik Nasional, direksi lebih memilih untuk memberikan pelayanan kepada masyarakat secara nyata dan luas melalui gerakan sehari sejuta sambungan. Hal itu dilakukan untuk mengatasi panjangnya antrean untuk mendapatkan sambungan listrik yang diperkirakan sudah mencapai 2,5 juta antrean.

Dahlan Iskan bisa dikatakan berhasil dalam “merubah” PLN menjadi sebuah organisasi yang sebelumnya dianggap tidak bisa mengatasi kurangnya pasokan listrik yang menyebabkan pemadaman listrik menjadi organisasi yang sedikit demi sedikit telah memberikan dampaknya dalam mengatasi isu kurangnya pasokan listrik melalui gebrakan-gebrakan yang telah dilakukannya. Menurut saya Dahlan Iskan telah berhasil mengelola knowledge yang dimiliki PLN sebagai BUMN pemasok listrik di Indonesia. Dahlan Iskan percaya bahwa setiap orang yang berada di PLN adalah orang-orang yang terbaik dibidangya, karena mereka berasal dari universitas-universitas terbaik di negeri ini, sehingga ia tidak perlu “repot-repot” mengajari mereka untuk melakukan ini dan itu.

Apa yang dilakukan Dahlan Iskan dalam PLN menunjukkan bahwa pentingnya pengelolaan knowledge dalam mengatasi masalah yang ada dalam PLN. Pada awal kepemimpinan Dahlan Iskan, ia menghadapi berbagai warisan masalah dari generasi sebelum dia. Dan saya pikir Dahlan Iskan berhasil mengatasi masalah yang menjadi warisan generasi sebelumnya, meskipun belum semuanya terselesaikan, namun paling tidak sudah ada yang berbeda dari era sebelumnya.

Satu hal yang membuat Dahlan Iskan berbeda dengan direktur-direktur utama PLN sebelumnya adalah keberanian yang dimiliki Dahlan Iskan untuk memberi penjelasan ketika terdapat kritik terhadap kinerja PLN dan kemampuannya dalam mengkomunikasikan setiap kebijakan yang dibuatnya. Saya pikir hal itu tidak lepas dari latar belakangnya yang merupakan seorang jurnalis/reporter/wartawan. Kemampuan seorang jurnalis dalam merangkai/mencari berita dan kemudian mengkomunikasikannya, saya pikir merupakan salah satu “hal baik” yang dimiliki oleh Dahlan Iskan yang sangat membantu dia dalam menjabat sebagai direktur utama PLN.

Berbicara mengenai strategi apa yang digunakan Dahlan Iskan dalam mengelola knowledge, saya pikir Dahlan Iskan lebih cenderung menerapkan the personalization strategy (Hansen et al, 1999). Pengetahuan yang dimiliki oleh Dahlan Iskan digunakan dan dikomunikasikan langsung kepada setiap orang sesuai dengan bidangnya, yang kemudian setiap orang melaksanakan sesuai dengan bidangnya. Sebagai contoh ketika Dahlan Iskan mengkomunikasikan gerakan sehari sejuta sambungan pada saat peringatan Hari Listrik Nasional, para General Manajer disetiap wilayah di Indonesia merespon dengan menggerakkan orang-orang yang bertugas di bagian distribusi untuk mempersiapkan hal-hal yang berkenaan dengan penyambungan listrik.

Semua itu tentu tidak lepas dari sistem pengelolaan knowledge yang digunakan. Menurut saya, sistem yang digunakan Dahlan Iskan dalam mengelola knowledge adalah dengan membuat suatu jaringan komunikasi yang baik, sehingga ketika terdapat informasi dari pusat, informasi itu bisa tersebar dan dilaksanakan dengan baik.

Baik strategi maupun sistem yang digunakan dalam pengelolaan knowledge tentunya terdapat isu-isu yang meghiasi perjalanannya. Saya pikir isu yang paling menonjol adalah isu tentang arti penting dari proses, modal sosial dan budaya. Mengapa hal itu? Karena dalam penerapan strategi dan sistem yang digunakan dalam PLN, Dahlan Iskan banyak melakukan interaksi dengan orang, dan kita tahu bahwa pada awalnya banyak sekali yang tidak setuju jika Dahlan Iskan menjadi direktur utama PLN. Hal itu secara langsung atau tidak langsung dapat mempengaruhi persepsi setiap orang dalam menanggapi apa yang disampaikan oleh Dahlan Iskan. Yang kedua adalah tentang budaya perusahaan, kita tahu PLN sudah terbiasa dengan pemimpin yang berasal dari internal PLN, sedangkan Dahlan Iskan adalah seorang dari luar PLN, tentunya Dahlan Iskan akan menerapkan budaya baru bagi PLN yang kemungkinan budaya baru itu akan sulit diterima oleh orang-orang yang “kontra” dengan Dahlan Iskan. Dan jika hal itu terjadi, maka akan terjadi hambatan pada sharing pengetahuan.

Salah satu hal yang dilakukan Dahlan Iskan untuk mensukseskan perannya dalam pengelolaan knowledge di PLN adalah menjadi sosok yang berusaha merangkul semua pihak. Berusaha dalam memberi contoh dan semangat bagi setiap orang yang terlibat dalam PLN.

 *Sumber: http://dahlaniskan.wordpress.com

Pengelolaan Manusia dalam Organisasi

 

 

About ceritaciscus

segala perkara dapat kutanggung di dalam DIA yang memberi kekuatan kepadaku -Filipi 4:13 Rahasia kasih adalah selalu melakukan pekerjaan bagi Tuhan dan tidak merasa keberatan karena pekerjaan itu adalah pekerjaan yang sepele. -F.W. Faber Kehendak Tuhan adalah hal yang terindah, terbaik dan paling membawa berkat yang dapat kita pahami. -Oswald Chambers

Posted on Mei 6, 2012, in info. Bookmark the permalink. Tinggalkan komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: